belajar dari sambel.. :)

Hai hai…

Apa kabar teman-teman semua? sehat? duit lancar? pacar baik-baik aja? hehe . AMin..  Dah lama ga update di blog ini.. kali ini gue mau cerita tentang sambel.apah?? sambel?? iya sambel..hehe.. Jadi gini ceritanya kemarin kebetulan gue makan siang dengan nasi kotak pemberian karyawan satu department yg sedang merayakan sesuatu. Menunya sederhana tapi enak, nasi uduk beserta lauk pauk plus sambal. yap si sambal..  Memang sedari kecil saya kurang begitu menyukai makanan pedas maka begitu melihat ada sambal yang ditaro didalam plastik maka sambal itulah hal pertama yang saya singkirkan. hehe..  Tapi entah kenapa kemarin saya terbesit iseng untuk membuka si sambal, lalu saya coba mengambil seujung sendok. Pedasssss!! Panasss!! ya iyalah namanya juga sambel ki. hehe..  But for unknown reason gue terus mengulangi mengambil sambal itu dan dengan sadar saya mampu menghabiskan sambalnya. haha.. laper apa doyan ya gue.haha..

Nah tiba-tiba setelah berhasil  menghabiskan satu kotak makanan itu (emg gue pernah ga berhasil soal makanan?? haha)
tiba-tiba terbesit sesuatu di pikiran gue, kenapa ya terkadang gue ga seberani  membuka sambel untuk mengambil tantangan dalam kehidupan gue. Terkadang untuk sesuatu dan tantangan baru di hidup gue, gue berpikir keras nanti disana gimana ya, enak apa ga ya disana , nanti nyesel ga ya kalo ternyata ga enak, pikiran-pikiran yang membuat gue terkadang akhirnya mundur dan tetap berada dikotak yang ini-ini aja.  huftt..Padahal setelah dibuka ternyata sambel tersebut ternyata enak, dan bukan tidak mungkin ternyata apabila gue berani ngambil tantangan baru itu gue lebih baik disana. Memang lumrah manusia memiliki Kekhawatiran-kekhawatiran akan apa yang terjadi di masa depan, tapi sejogja nya siy bukan kekhawatiran itu yang mengontrol kita.

At the end gue ambil sedikit pelajaran dari si sambel bahwa gue harus berani untuk mencoba melawan ketakutan dan kekhawatiran gue karena kalau gak ya gue akan tetap disini-sini aja yang mungkin berujung gue ga maju-maju. Sedikit gue mau mencuplik kata-kata yang ibu gue selalu ucapkan ke gue, kira-kira begini : ” Dan mengapa harus kuatir? burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun tetap diberi makan oleh Tuhan, bukankah kita lebih dari pada burung-burung tersebut ?? ”🙂

 

Salam,

-kay-

 

 

 

About sekarungcerita

5 orang dengan latar belakang yang berbeda tapi ternyata mempunyai kesamaan yang lumayan banyak
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s