Getting “High” in Arabian Way : Hadramaut Resto

Potret anak kuliahan jaman sekarang : mahasiswa-mahasiswa yang sukses dalam karirnya masing, yang tiap pulang kuliah selalu bingung tanpa arah..mencari-cari kesenangan dunia di luar sana.

Setelah akhir minggu sebelumnya kami mencoba sebuah restoran otentik Jepang, kali ini kami mencoba mencari suasana yang sedikt berbeda : Restoran Arab Hadramaut. Menunya agak menggoda untuk dicoba, bagi kami yang tidak banyak tahu dunia arabian-arabian ini.

 

Mandi Kambing

Bukan, sungguh ini bukan yang seperti kalian pikirkan! bukan kambing betina seksi yang dimandikan di bathtub dengan air hangat-panas dan uap-uap yang memenuhi ruangan…

Ternyata sihh..mirip dengan nasi kebuli dengan potongan daging kambing yang disediakan di piring besar (cara makan di Arab memang).  Karena  kami yang memiliki budaya Indonesia yang kental, masih agak kagok dengan cara makan seperti itu (memang seharusnya kagok kalau satu piring besar dibagi untuk 15 orang!)😀

begini nih cara makan seharusnya:

 

 

 

 

 

 

dan begini cara makan yang kami lakukan :

cara makan Indonesia :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arabian Wasabi

Ini termasuk salah satu bumbu, atau pelengkap yang kami belum tau fungsinya sampai saat ini, bentuknya lucu karena mirip wasabi. Kemarin sih, kata pramusajinya, ini cabe rawit yang dihaluskan (masa iya?) Agak aneh karna rasanya beda dengan cabe rawit yang biasa kita makan. mungkin ini cabe Arab yang rasanya beda ya? kalau ukurannya sih saya kurang tahu beda atau tidak dengan cabe Indonesia.. hehehe..

Arabian Wasabi

 

 

 

 

 

 

 

Arabian Tea

Kalau teh yang satu ini, banyak yang tertarik mencoba. karena yang namanya teh, pasti rasanya di sekeliling dunia pasti mirip : rasa teh.😀 Teh arab ini memiliki rasa mint yang segar, yang memang cocok dijadikan sebagai teman minum di wilayah panas seperti  di Arab.

Alhasil, banyak yang agak menyesal memesan minuman yang satu ini, karena disajikan dalam sebuah cangkir kecil (yang tidak layak disebut cangkir) seukuran sloki atau gelas arak. Dasar lidah Indonesia, ternyata teman-teman saya berharap teh yang disajikan adalah teh dalam cangkir besar atau seukuran teh botol, atau mungkin kalau memugkinkan, teh arab dalam ukuran botol Aqua 600ml! beruntunglah kami yang memesan teh botol Sosro dan milkshake coklat..🙂

 

Inilah gambar perbandingan milkshake yang memuaskan dahaga dengan teh arab yang numpang lewat di mulut🙂

 

 

 

 

 

 

Sepertinya cukup sudah cerita kuliner kami kali ini.Untuk kiliner-kuliner seru lainnya, pasti nanti kita akan share lagi..

 

Selamat malam teman-teman.. Selamat mencoba sisi dunia lainnya esok hari!

 

-Bliss-

About sekarungcerita

5 orang dengan latar belakang yang berbeda tapi ternyata mempunyai kesamaan yang lumayan banyak
This entry was posted in Materi Kuliah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s