lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali

Hai hai…

Saya sedang berada didalam taxi perjalanan kembali menuju sebuah rumah sakit tempat ibu saya dirawat, entah kenapa saya tiba-tiba ingin menulis tentang apa yang ibu saya alami tentang penyakit yang ibu saya alami,nama penyakitnya adalah OMSK,ini adalah penyakit infeksi telinga tengah,kali ini saya tidak ingin bercerita apa itu penyakit ini melainkan perjalanan ibu saya sampai akhirnya bisa terjadi hari ini.

Ternyata saya juga baru mengetahui bahwa sesungguhnya ibu sudah sejak 1 tahun terakhir ini menderita penyakit ini. Semua memang tanpa diketahui apa asal muasalnya,mungkin bisa jadi karena traumatis ditelinga,genetik dan lainnya. Ibu memang mempunyai hobi berenang hingga suatu kali setelah berenang ibu merasakan telinganya kemasukan air,karena dipikirnya ini adalah biasa maka ibu tidak ambil pusing dengan ini, tapi apa dinyana ternyata beberapa hari setelahnya ibu merasakan pusing yang sangat hebat, lalu berobatlah ibu kerumah sakit di kota ibu saya, oleh dokter THT setempat ibu diberi tetes kuping yang entah apa fungsinya,tapi yang terjadi setelah dipakai ibu merasakan keanehan bahwa ditenggorokan ibu merasakan pahit yang sangat yang berasal dari obat tetes telinga yang digunakan,ibu lalu berpikir ada yang tidak beres dengan ini,berkunjunglah kembali ibu kerumah sakit disana ibu hanya diberitahu lagi-lagi oleh dr.X dr THT setempat bahwa hal itu lumrah. Sebagai orang awam ibu hanya mengiyakan saja.

Lewat hari ibu terserang flu disana secara tak terduga (maaf) ingusnya bisa keluar dari telinga ibu, ibu terkejut saat itu kenapa bisa terjadi seperti itu. Lain waktu hal itu berulang terjadi dalam frekuensi yg berulang.. Pergilah lagi ibu ke dokter x tadi, disana ibu menerima penjelasan yang menurut saya tidak masuk akal bahwa ini karena ibu mempunyai maag sehingga asam lambung yang naik memicu keluarnya cairan ditelinga ibu,ahh..penjelasan yang aneh menurut saya..sekali lagi menurut saya..

Kondisi ini terjadi berbulan2 hingga akhirnya suatu kali ketika ibu sedang dijakarta ibu mengalami sakit yang hebat dikepalanya,lalu saya membawa ibu ke RSPP dan disana didapati vonis bahwa ibu menderita OMSK penyakit infeksi telinga tengah yang mengakibatkan gendang telinganya robek. Lalu ibu membawa hasil pemeriksaan ini ke rumah sakit stempat untuk menindaklanjuti karena memang begitu prosedur pengobatan di perusahaan ayah saya bekerja. Yang membuat ironi adalah ketika memberikan rekomendasi dari dokter diRSPP bahwa telinga ibu harus dioperasi dengan merendahkan si dokter x dokter spesialis THT tadi merendahkan dan menertawai ibu saya dengan mengatakan mau ditambal pake apa aja juga ga ngaruh nanti juga jebol lagi. WTF!! Sungguh perkataan yang tidak pantas dari seorang dokter. Dengan menangis ibu keluar dari rumah sakit setempat tadi. Ibu saya sempat merasa pasrah dan ya sudah menerima keadaan ini, hingga pada suatu ketika saya meminta ibu datang kembali kejakarta untuk memeriksa ke dokter yang lain. Dan hasilnya tetap serupa bahwa rekomendasi untuk tindakan operasilah jalan satu-satunya.

Singkat cerita kali ini kami tidak hanya mau menerima begitu saja apa yang dikatakan dokter x tadi, dengan mengandalkan pertemanan yang baik antara ayah saya dan kepala rumah sakit akhirnya ayah saya langsung menghadap kepala rumah sakit setempat. Akhirnya mereka merapatkan hal ini,hingga pada akhirnya hari selasa kemarin keluar surat untuk menjalani operasi tympanoplasty hari ini.

Akhirnya yang ingin saya sampaikan melalui posting ini adalah akan sangat jauh lebih baik untuk kita mengusahakan sesuatu daripada hanya menerima kondisi as is saat ini, tapi tetap dengan adanya informasi yang mendukung. Dan satu lagi pelajaran yang dapat diambil bagi siapa saja para bloggers dokter atau calon dokter diluar sana, please hargai perasaan sang pasien apapun kondisi sang pasien baik ataupun terburuk sekalipun. Dan bagi para bloggers yang budiman diluar sana tetap jaga kesehatan ya karena sehat itu mahal..
Hidup Sehat! God Bless You..

Keep Posting

-kay-

About sekarungcerita

5 orang dengan latar belakang yang berbeda tapi ternyata mempunyai kesamaan yang lumayan banyak
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali

  1. Larry Voth says:

    As a Newbie, I am permanently searching online for articles that can benefit me. Thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s