toxic employee

Hai hai..

 

Hari ini saya akhirnya mengerti juga tentang apa itu toxic employee, setelah pernah tahun lalu mengikuti sebuah training ESQ disana secara kebetulan membahas Toxic Employee. Secara harafiah artinya ya karyawan beracun. Tapi secara sebenarnya artinya karyawan yang mempunyai pengaruh tidak baik terhadap situasi di kantor. Sebutlah dia namanya X, si X ini merupakan pegawai yang bisa dibilang sangat cerdik tapi mengarah licik, beberapa teman pernah menjadi korbannya,mulai dari seharusnya yang bekerja sama sebagai team tapi ketika waktu berjalan dia bekerja secara individual supaya hanya namanya yang didengar,dan melakukan hal tersebut dengan cara yang sangat tidak etis misal membuat berita bahwa temannya dalam satu team ini tidak pernah mau ikut ketika ada meeting padahal nyatanya dia tidak pernah menginfokan hal apapun kepada partnernya. Ada lain kali kejadian yang menimpa teman saya yang lain lagi,lain waktu ketika dia bekerja bersama diluar kota, si X ini memberi info ke pusat berita yang sama sekali tidak benar, bahwa partner si X ini sering bangun siang padahal nyatanya tidak, tidak bekerja secara maksimal disana padahal nyatanya dia memang tidak mau membagi porsi pekerjaan disana supaya si X tidak kehilangan pamornya. Dan sekarang dia hendak bekerja bersama saya sebagai team disuatu proyek. Saya belajar dari pengalaman teman-teman saya mulai saat ini benar-benar bekerja sendiri saja,komunikasi secukupnya dengan dia, dan satu lagi kunci “jangan pernah memberikan ruang utk dia masuk”. Yap sama seperti parasit toxic employee ini akan perlahan sedikit demi sedikit menggerogoti apa yang kamu punyai hingga pada akhirnya dia menguasai bidang kita dan mulai mengklaim kepamoran dirinya. Hmm.. Cukup menyedihkan sebenarnya melihat apa terjadi dengan dirinya. Tapi saya teringat perkataan salah satu teman baik saya dikantor dia berkata begini : “mungkin kita bisa sesukses apapun dikantor dengan cara seperti itu tapi tidak akan pernah sukses dihadapan Tuhan”. Kalimat yang cukup meredam ketidakterimaan saya atas perlakuan si toxic employee tadi. Hufft..

Akhirnya, saya cuma ingin berbagi bahwa dimanapun kita bekerja kita akan menjumpai tipe karyawan seperti ini, tinggal kita menyikapinya. Ingin secara frontal atau secara halus. Selamat bekerja profesional.

Keep Posting
-kay-

About sekarungcerita

5 orang dengan latar belakang yang berbeda tapi ternyata mempunyai kesamaan yang lumayan banyak
This entry was posted in office and etc. Bookmark the permalink.

One Response to toxic employee

  1. neshy says:

    orang-orang seperti ini memang luar biasa mengganggu, betapa “dia” menjadi duri dalam daging. Masuk ke dalam sistem (baca:team) lalu bertindak sebagai orang baik yang ingin membantu ini itu sehingga menjadi pilar penyangga sistem tersebut, tetapi lama-kelamaan tanpa kita sadari “dia” menusuk secara perlahan daging dalam sistem dan menamakan diri sebagai orang paling berpengaruh. Tapi sedihnya, sampai saat ini saya tidak menemukan cara terbaik untuk mengatasi org tersebut. Kalimat “mungkin kita bisa sesukses apapun dikantor dengan cara seperti itu tapi tidak akan pernah sukses dihadapan Tuhan” memang sangat membantu tetapi untuk jangka waktu pendek, namun bukan untuk jangka panjang. Menurut saya. Nice sharing kay🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s