hello love, goodbye love, hello again..

Mencoba menulis kegalauan hati, di sebuah angkot yang dalam perjalanannya menuju ke arah kantoršŸ™‚

Dua minggu terakhir, saya menetapkan sebuah titik. Titik untuk mencoba memulai cerita baru, dan menutup buku kemarin. Aw aw aw… Cerita barunya sih, tampak lebih menantang dan menyenangkan untuk dijalani, merasakan cemburu, senang tiba-tinba, khawatir berlebihan,dan penasaran meledak-ledak karna hal bodoh yang saya sebut ‘Love or whatever they are’..

Tapi titik, ya tinggal titik. Ternyata saya tidak sebaik yang saya harapkan. Lebih bodoh? Iya. Cerita lama yang sudah menjadi koreng dan belum kering benar pun saya korek lagi. Sakit ini ingin saya nikmati! Pikiran saya membohongi hati nurani, “it hurts but you want it dear..you can take it for a little while”.

And now, I’m still like floating in the sea. Questioning where it’s all gonna be. Saya tidak pernah berpikir untuk memiliki sebuah cerita yang sempurna. Kan, ketidaksempurnaan itu ada untuk membuat akhir cerita diperjuangkan bahagia bukan? Tapi ya sudahlah, toh pikiran saya masih bisa berbohong tentang hidup seribu tahun lagi..

-and-

About sekarungcerita

5 orang dengan latar belakang yang berbeda tapi ternyata mempunyai kesamaan yang lumayan banyak
This entry was posted in Galau. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s